+62 331 337877 fk@unej.ac.id

IN HOUSE TRAINING PENGEMBANGAN SOAL UJI KOMPETENSI DOKTER INDONESIA
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS JEMBER
Oleh : Cholis Abrori

 

Jember, 7 September 2015 telah berlangsung workshop di Fakultas Kedokteran Universitas Jembr tentang “inhouse training pengembangan soal ukdi” yang disampaikan oleh nara sumber dr. Cholis Abrori, M.Kes., S.Pd.Ked. Dalam kesempatannya beliau menyampaikan bagaimana pembuatan soal yang baik diantaranya mengenai jenis soal, kaidah soal, kesalahan struktur soal, dll.
Dijelaskan bahwa dalam pembuatan soal sering sekali terjadi kesalahan, pada bagian kesalahan struktur soal dijelaskan berbagai kesalahan yang harus dihindari karena mengarah pada dua hal yakni, “testwisennes” dan “irrelevant difficulty”. “Testwisennes” adalah suatu keadaan dimana seperta ujian dapat menjawab suatu soal bukan karena penguasaannya terhadap isi materi yang ditanyakan pada soal tersebut, tetapi karena kepintarannya dalam menebak jawaban yang benar. Sementara itu “irrelevant difficulty” berkaitan dengan kesulitan yang dihadapi peserta ujian untuk menjawab suatu soal, bukan karena sulitnya materi yang diujikan, namun lebih kearah sulitnya mahasiswa menjawab yang ditimbulkan oleh struktur soal tersebut. Jenis kesalahan yang dimaksud adalah sebagai berikut :
A. Kesalahan berkaitan dengan testwiseness
1. Grammatical cues
2. Logical cues
3. Istilah yang absolut
4. Jawaban benar yang panjang
5. Pengulangan kata dari badan soal ke jawaban
6. Konvergensi soal
B. Kesalahan yang berkaitan dengan kesulitan yang tidak perlu/ relevan
1. Pilihan jawaban yang panjang, kompleks, atau duplikasi
2. Pilihan yang berupa angka tidak diurut sesuai dengan besarnya
3. Pilihan yang mengandung unsur frekuensi suatu kejadian bersifat multi interpretasi
4. Pilihan jawaban tidak parallel dan urutan tidak logis
5. Penggunaan BSSD (bukan salah satu diatas) pada pilihan jawaban
6. Badan soal terlalu panjang, sulit dan kompleks
Itulah beberapa garis besar materi yang disampaikan dalam workshop tentang “inhouse training pengembangan soal ukdi”, semoga dapat menambah pengetahuan kita semua tentang bagaimana membuat soal yang bagus.

Related Post

%d bloggers like this: