+62 331 337877 fk@unej.ac.id

LAYANAN LABORATORIUM

LABORATORIUM PATOLOGI KLINIK

STRUKTUR ORGANISASI

Ketua
Dr. dr. Rini Riyanti, Sp.PK.

Anggota
dr. Muh. Afiful Jauhani, M.Hum., Sp.F.M.
dr. Pulong Wijang Pralampita, Ph.D.
dr. Elvia Rahmi Marga Putri


Laboran

Sony Kristanti Ningrum, A.Md.

DEFINISI

Patologi klinik adalah bagian dari ilmu kedokteran klinik yang ikut mempelajari masalah diagnostik dan terapi, ikut meneliti wujud dan perjalanan penyakit pada seorang penderita atau bahan yang berasal dari seorang penderita. Untuk itu patologi klinik merupakan pemeriksaan morfologis, mikroskopis, kimia, mikrobiologis, serologis, hematologis, imunologis, parasitologis, dan pemeriksaan laboratorium lainnya. Patologi klinik merupakan cabang dari ilmu patologi, berbeda dari cabang ilmu patologi lainnya, yaitu patologi anatomi, yang mempelajari mengenai anatomi jaringan yang terinfeksi.

LABORATORIUM PATOLOGI ANATOMI

STRUKTUR ORGANISASI

Ketua
dr. Azham Purwandhono, M.Si., Sp.N.

Anggota
dr. Al Munawir, M.Kes., Ph.D.
dr. Nindya Shinta Rumastika, Sp.THT-KL.
dr. Rena Normasari, M.Biomed.


Laboran

Laksono Hadi Prastyo, A.Md.Kep.

DEFINISI

Patologi Anatomi ialah spesialisasi medis yang berurusan dengan diagnosis penyakit berdasarkan pada pemeriksaan kasar, mikroskopik, dan molekuler atas organ, jaringan, dan sel. Di banyak negeri, dokter yang berpraktik patologi dilatih dalam patologi anatomi dan patologi klinik, diagnosis penyakit melalui analisis laboratorium pada cairan tubuh.

LABORATORIUM MIKROBIOLOGI

STRUKTUR ORGANISASI

Ketua
dr. Dini Agustina, M.Biomed.

Anggota
Dr. dr. Enny Suswati, M.Kes.
Dr. dr. Diana Chusna Mufida, M.Kes.
dr. M. Ali Shodikin, M.Kes., Sp.A.


Laboran

Lilis Lestari, A.Md.

DEFINISI

Mikrobiologi adalah sebuah cabang dari ilmu biologi yang mempelajari mikroorganisme.[1] Objek kajiannya biasanya adalah semua makhluk (hidup) yang perlu dilihat dengan mikroskop, khususnya bakteri, fungi, alga mikroskopik, protozoa, dan Archaea. Virus sering juga dimasukkan walaupun sebenarnya tidak sepenuhnya dapat dianggap sebagai makhluk hidup.

LABORATORIUM ANATOMI

STRUKTUR ORGANISASI

Ketua
dr. Septa Surya Wahyudi, Sp.U.

Anggota
Dr. dr. M. Ihwan Narwanto, M.Sc.
dr. Muhammad Hasan, M.Kes., Sp.OT.
dr. Ulfa Elfiah, M.Kes., Sp.BP-RE(K).
dr. Laksmi Indreswari, Sp.B.
dr. Dion K Dharmawan, M.Si.


Laboran

Ahmad Kodri Riyandoko, A.Md.Kep.

DEFINISI

Anatomi adalah salah satu dasar ilmu kedokteran yang mempelajari tentang struktur morfologis dari organisme hidup ini mempelajari berbagai bagian, posisi mereka, serta saling keterkaitan satu sama lain. Mahasiswa diperkenalkan langsung pada bagian tubuh manusia secara general maupun per sistem seperti cardiovasculer, respirasi, gastrointestinal track, reproduksi, saraf dan masih banyak yang lainnya.

LABORATORIUM PARASITOLOGI

STRUKTUR ORGANISASI

Ketua
dr. Yudha Nurdian, M.Kes.

Anggota
Dr.rer.biol.hum. Erma S, M.Si.
Dr. dr. Yunita Armiyanti, M.Kes.
Dr. dr. Wiwien Sugih Utami, M.Sc.
dr. Bagus Hermansyah, M.Biomed.


Laboran

Liliek Susilowati, A.Md.

DEFINISI

Parasitologi adalah suatu ilmu cabang Biologi yang mempelajari tentang semua organisme parasit. Tetapi dengan adanya kemajuan ilmu, parasitologi kini terbatas mempelajari organisme parasit yang tergolong hewan parasit, meliputi: protozoa, helminthes, arthropoda dan insekta parasit, baik yang zoonosis ataupun anthroponosis. Cakupan parasitologi meliputi taksonomi, morfologi, siklus hidup masing-masing parasit, serta patologi dan epidemiologi penyakit yang ditimbulkannya.

LABORATORIUM HISTOLOGI

STRUKTUR ORGANISASI

Ketua
Dr. dr. Dina Helianti, M.Kes.

Anggota
dr. Heni Fatmawati, M.Kes., Sp.Rad.
dr. Rosita Dewi, M.Biotek.
dr. Ayu Munawaroh Aziz, M.Biomed.
dr. Sheilla Rachmania, M.Biotek.


Laboran

Sumadi, A.Md.

DEFINISI

Histologi adalah ilmu yang mempelajari tentang struktur jaringan secara detail menggunakan mikroskop pada sediaan jaringan yang dipotong tipis, salah satu dari cabang-cabang biologi. Histologi dapat juga disebut sebagai ilmu anatomi mikroskopis.

LABORATORIUM BIOKIMIA

STRUKTUR ORGANISASI

Ketua
Dr. dr. Hairrudin, M.Kes.

Anggota
Dr. dr. Sugiyanta, M.Ked.
dr. Erfan Efendi, Sp.An.
dr. Ika Rahmawati Sutejo, M.Biotech.
dr. Zahrah Febianti, M.Biomed.


Laboran

Nurul Istinaroh, S.P.

DEFINISI

Biokimia adalah ilmu yang mempelajari tentang peranan berbagai molekul dalam reaksi kimia dan proses yang berlangsung dalam makhluk hidup. Jangkauan ilmu Biokimia sangat luas sesuai dengan kehidupan itu sendiri. Tidak hanya mempelajari proses yang berlangsung dalam tubuh manusia, ilmu Biokimia juga mempelajari berbagai proses pada organisme mulai dari yang sederhana sampai yang kompleks.

LABORATORIUM FARMAKOLOGI

STRUKTUR ORGANISASI

Ketua
dr. Cholis Abrori, M.Kes., M.Pd.Ked.

Anggota
dr. Supangat, M.Kes., Ph.D., Sp.BA.
dr. Cicih Komariah, Sp.M.
dr. Elly Nurus Sakinah, M.Si.
dr. Desie Dwi Wisudanti, M.Biomed.


Laboran

Lilik Maslian, A.Md.

DEFINISI

Farmakologi adalah ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan obat-obatan. Dalam ilmu ini dipelajari penelitian mengenai penyakit-penyakit, kemungkinan penyembuhan, penelitian obat-obat baru, penelitian efek samping obat-obatan atau teknologi baru terhadap beberapa penyakit berkaitan dengan perjalanan obat di dalam tubuh serta perlakuan tubuh terhadapnya.

LABORATORIUM FISIOLOGI

STRUKTUR ORGANISASI

Ketua
Dr. dr. Aris Prasetyo, M.Kes.

Anggota
dr. Pipiet Wulandari, Sp.JP.
dr. Jauhar Firdaus, M.Biotek.
dr. Kristianningrum Dian Sofiana, M.Biomed.
dr. Adelia Handoko, M.Si.


Laboran

Lulut Sri Wilujeng, A.Md.

DEFINISI

Fisiologi atau ilmu faal (dibaca fa-al) adalah salah satu dari cabang-cabang biologi yang mempelajari berlangsungnya sistem kehidupan. Istilah “fisiologi” dipinjam dari bahasa Belanda, physiologie, yang dibentuk dari dua kata Yunani Kuna: φύσις, physis, berarti “asal-usul” atau “hakikat” dan λογία, logia, yang berarti “kajian”. Istilah “faal” diambil dari bahasa Arab, berarti “pertanda”, “fungsi”, “kerja”.

LABORATORIUM ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

STRUKTUR ORGANISASI

Ketua
dr. Dwita Aryadina Rachmawati, M.Kes.

Anggota
dr. Ancah Caesarina Novi Marchianti, Ph.D.
dr. Angga Mardro Raharjo, Sp.P.
dr. Arsyzilma Hakiim

DEFINISI

Ilmu Kesehatan Masyarakat merupakan bidang ilmu yang mempelajari pencegahan dan pengobatan penyakit pada individu. Bidang ilmu ini juga bertujuan menjaga dan mempromosikan kesehatan sosial dengan mempelajari hubungan antara manusia dan lingkungan dan metode pencegahan penyakit, kesehatan dalam suatu kawasan, maupun kesehatan di lingkungan kerja. Pada Prodi Kesehatan Masyarakat, mahasiswa juga akan mempelajari tentang ilmu gizi, manajemen dan administrasi kesehatan, dan proses penyuluhan kesehatan di masyarakat.

LABORATORIUM KETERAMPILAN KLINK

STRUKTUR ORGANISASI

Ketua
dr. Septa Surya Wahyudi, Sp.U.

Anggota
dr. Nindya Shinta Rumastika, Sp.THT-KL.
dr. Rosita Dewi, M.Biotek.
dr. Adelia Handoko, M.Si.


Laboran

Ns. Novi Wiarti Kurnia Sari, S.Kep.
Widya Apriyani, S.Kep.

DEFINISI

Keterampilan Klinikn atau sering disebut juga keterampilan klinis merupakan suatu kegiatan di laboratorium dimana mahasiswa diajarkan beberapa keterampilan dasar klinik. Kegiatan ini betujuan untuk menunjang pencapaian kompetensi klinis.