+62 331 337877 fk@unej.ac.id

Pada tanggal 9 Januari 2022 banjir bandang melanda beberapa daerah di ‎Kabupaten Jember. Banjir ini melanda di 3 titik kecamatan, yaitu pada Kecamatan ‎Rambipuji, Kecamatan Kaliwates, dan Kecamatan Panti. Adanya curah hujan yang tinggi ‎menjadi penyebab awal meluapnya arus sungai pada ketiga kecamatan tersebut, sehingga air ‎mengalir ke daerah pemukiman warga. Banyak warga setempat yang terdampak akan ‎terjadinya banjir ini. Dampak yang terjadi mulai dari kerusakan tempat pemukiman, ‎kebersihan dari lingkungan, trauma fisik dan juga trauma mental.

Pada kali ini tim Mobile Agromedicine bersama dengan IMSAC FK UNEJ ‎melakukan kegiatan yang berfokus akan penanganan fungsi psikologis pada korban atau ‎disebut Trauma Healing. Trauma healing ini dilaksanakan pada hari Minggu, 16 Januari ‎‎2022 yang berlokasi di Kecawatan Kaliwates, Kelurahan Mangli tepatnya pada musholla ‎Perumahan Bumi Mangli Permai RW 13. Kami dalam pelaksanaannya berkoordinasi dengan ‎warga dan pihak puskesmas mangli.

Trauma healing ini begitu penting agar masyarakat yang terdampak bisa ‎berdamai akan bencana yang terjadi sehingga tidak menjadi stres bagi seseorang atau ‎sekelompok orang. Dengan adanya beban psikologis, seseorang bisa mengalami disfungsi ‎dalam berbagai perannya di kehidupan. Oleh karena itu, kegiatan ini mendukung ‎kesejahteraan korban agar bisa menangani stres dan mencari pemaknaan dari setiap ‎peristiwa bencana.


Maka dari itu tim Mobile Agromedicine meminta kerja sama dengan unit ‎kerohanian keagamaan islam IMSAC FK UNEJ. Trauma healing kali ini tim buat dalam ‎bentuk tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Neman Agustono, dengan tajuk tentang ‎menghadapi dan berdamai dengan musibah. Hal ini untuk membantu mengingat kembali ‎bahwa kita adalah milik Allah dan semuanya akan kembali kepada Allah swt dan juga ‎untuk mengingatkan bahwa Allah tidak akan membebankan seseorang melainkan sesuai ‎dengan kesanggupannya. Tidak hanya itu Ustadz Neman Agustono juga menyampaikan ‎kiat-kiat untuk berdamai yaitu dengan kembali yakin kepada Allah swt bahwa akan ada ‎balasan yang lebih baik, juga untuk bersabar dan berdoa akan bencana yang ‎terjadi.

Sehingga harapan kami dari tim Mobile Agromedicine dan IMSAC FK UNEJ ‎masyarakat bisa berdamai dan pulih kembali, terlebih lagi dari kondisi psikologisnya. Agar ‎nantinya masyarakat bisa memulai kembali rutinitas pekerjaan maupun dalam menjalankan ‎fungsi beribadah dan juga bisa saling menebar kebermanfaatan bagi seluruh umat manusia. ‎‎

~ Hudzaifah (IMSAC FK UNEJ)