Agromedis – Fakultas Kedokteran Universitas Jember (FK UNEJ) menyelenggarakan kegiatan Agromedicine Research and Academic Forum (ARAF) sebagai wadah penguatan budaya riset dan akademik di lingkungan fakultas. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 23 Januari 2026, bertempat di Ruang Internasional Fakultas Kedokteran Universitas Jember.

Kegiatan ARAF diikuti oleh dosen dan peneliti FK UNEJ yang memiliki ketertarikan dan keterlibatan aktif dalam pengembangan riset bidang agromedis. Forum ini dirancang sebagai ruang diskusi ilmiah untuk memperkuat arah dan strategi penelitian yang sejalan dengan visi keilmuan Fakultas Kedokteran Universitas Jember.

Sebagai narasumber dalam kegiatan ini, Dr. dr. Diana Chusna Mufida, M.Kes. menyampaikan materi mengenai berbagai tips dan strategi agar penelitian memiliki peluang lebih besar untuk diterima dalam skema hibah penelitian. Materi tersebut disampaikan secara sistematis dan aplikatif, sehingga mudah dipahami oleh para peserta.

Dalam paparannya, narasumber menekankan pentingnya kesesuaian topik penelitian dengan roadmap riset institusi, kejelasan kebaruan penelitian, serta kekuatan metodologi sebagai faktor penentu dalam penilaian proposal hibah. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi riset lintas bidang untuk meningkatkan kualitas dan daya saing penelitian.

Setelah sesi pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi mengenai arah pengembangan riset agromedis di FK UNEJ. Diskusi berlangsung dinamis dengan melibatkan seluruh peserta, yang secara aktif menyampaikan pandangan, ide, dan pengalaman riset masing-masing.

Diskusi difokuskan pada bagaimana Fakultas Kedokteran Universitas Jember dapat memperkuat arah penelitian menuju pengembangan bidang agromedis secara terstruktur dan berkelanjutan. Para peserta sepakat bahwa agromedis merupakan keunggulan keilmuan yang perlu dikembangkan secara konsisten dan terencana.

Menindaklanjuti paparan narasumber mengenai pentingnya penelitian sebagai salah satu pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi, para peserta menekankan perlunya strategi agar riset dosen tidak berjalan secara parsial. Penelitian diharapkan dapat terintegrasi dalam satu kerangka besar riset unggulan fakultas.

Dari diskusi tersebut, muncul berbagai ide dan usulan strategis untuk penguatan riset di FK UNEJ. Salah satunya adalah perlunya pertemuan rutin dan forum diskusi riset sebagai media berbagi ide, evaluasi, dan penguatan kolaborasi antarpeneliti.

Selain itu, peserta juga mengusulkan peningkatan koordinasi antar-KERIS dalam rangka pengembangan riset unggulan FK UNEJ, serta pengembangan tema riset lintas bidang yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan.

Forum ARAF ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam membangun ekosistem riset agromedis yang kuat di FK UNEJ, sekaligus mendorong peningkatan akses dan perolehan hibah penelitian guna mendukung pengembangan keilmuan dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Penuis: AKR