Agromedis – Fakultas Kedokteran Universitas Jember (FK UNEJ) melakukan kegiatan benchmarking ke Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) dalam rangka memperkuat persiapan pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Penyakit Dalam (PPDS-1). Benchmarking yang digelar pada hari ini menjadi bagian dari rangkaian strategi peningkatan mutu pendidikan klinis dan standar akademik FK UNEJ sebelum resmi diluncurkan.
Rombongan FK UNEJ tiba di kampus FK UNAIR pada pagi hari, disambut langsung oleh jajaran pimpinan fakultas tuan rumah. Kegiatan ini tidak hanya sekadar kunjungan, tetapi juga agenda intensif yang mencakup diskusi, observasi kurikulum, serta pembahasan standar kompetensi bagi calon peserta didik PPDS Ilmu Penyakit Dalam.
Dipimpin langsung oleh Dekan FK UNEJ, rombongan juga didampingi oleh Wakil Dekan II, perwakilan Medical Education Unit (MEU), serta tim taskforce PPDS Ilmu Penyakit Dalam. Kehadiran pimpinan fakultas dan tim strategis ini menunjukkan komitmen tinggi FK UNEJ dalam memastikan kesiapan program spesialis ini berjalan sesuai dengan kaidah akademik nasional dan praktik terbaik dari institusi lain.
Benchmarking kali ini menjadi ajang tukar pengalaman antara dua fakultas kedokteran terkemuka di Jawa Timur, terutama dalam konteks penyusunan kurikulum, pembelajaran berbasis kompetensi, serta evaluasi pembelajaran bagi pendidikan dokter spesialis. FK UNAIR dikenal memiliki rekam jejak kuat dalam pendidikan spesialis, termasuk bidang Ilmu Penyakit Dalam yang memiliki kompleksitas tinggi.
Dalam sambutannya, Dekan FK UNEJ menyampaikan bahwa benchmarking ini merupakan langkah strategis untuk melihat secara langsung praktik implementasi program spesialis di FK UNAIR. Ia berharap hasil dari kegiatan ini dapat dijadikan acuan dalam menyusun standar operasional dan pedagogis PPDS Ilmu Penyakit Dalam di FK UNEJ.
Selain observasi akademik, rombongan FK UNEJ juga berkesempatan berdiskusi dengan tim akademik serta staf pengajar PPDS FK UNAIR. Diskusi ini difokuskan pada tantangan dalam pengelolaan pembelajaran klinis, integrasi antara teori dan praktik, serta sistem evaluasi kompetensi spesialis yang efektif.
Kegiatan benchmarking ini juga diwarnai dengan kunjungan ke fasilitas pendidikan dan rumah sakit rekanan FK UNAIR, sebagai bagian dari upaya memahami sinergi antara institusi akademik dan layanan kesehatan dalam pengembangan dokter spesialis.
Benchmarking PPDS-1 Ilmu Penyakit Dalam merupakan bagian dari komitmen FK UNEJ untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan kedokterannya secara menyeluruh, sejalan dengan visi fakultas menjadi pusat unggulan pendidikan kedokteran yang adaptif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat. FK UNEJ menargetkan program PPDS ini akan segera dapat dibuka untuk pendaftaran setelah semua persiapan administratif dan akademik selesai dipenuhi.
Penulis: AKR