Agromedis – Forum Bedah Buku Agromedis memasuki Sesi 3 dengan topik Keterampilan Klinik dan Kedokteran Klinis, menghadirkan dua buku ilmiah yang relevan bagi pengembangan kompetensi klinis mahasiswa kedokteran maupun tenaga kesehatan. Sesi ini menjadi penutup rangkaian bedah buku yang diselenggarakan FK UNEJ dalam rangka Dies Natalis Universitas Jember ke-61, sekaligus menegaskan komitmen fakultas dalam memperkaya literatur medis berbasis riset dan praktik klinis.

Buku pertama yang dibahas adalah “Efek Kopi dan Kecerahan Warna Kulit” karya Dr. dr. Ulfa Elfiah, M.Kes., Sp.BP-RE., Subsp. L.B.L.(K). Buku ini menyajikan hasil penelitian ilmiah mengenai pengaruh konsumsi kopi terhadap proses pigmentasi kulit, khususnya dari perspektif kedokteran bedah plastik dan rekonstruksi. Dalam forum, penulis memaparkan mekanisme biologis yang mendasari perubahan warna kulit, potensi antioksidan kopi, serta implikasinya terhadap kesehatan kulit. Peserta terlihat antusias ketika topik manfaat kopi—komoditas khas wilayah agraris—dikaitkan dengan aspek klinis dan estetika kulit, memperkaya diskusi agromedis dengan perspektif baru.

Buku kedua yang dibedah adalah “Terapi Cairan: Konsep Dasar Klinis untuk Mahasiswa dan Dokter Umum” karya dr. Wahib Wahyu Winarso, Sp.An-TI, Subsp.NA(K)-NCC; beserta tim klinis. Buku ini menjadi sorotan utama sesi ketiga karena ditulis oleh enam dokter spesialis, terdiri dari **lima spesialis anestesi dan satu spesialis bedah plastik subspesialis luka bakar dan luka**. Menariknya, dua dari enam penulis merupakan alumni FK UNEJ**, menunjukkan kontribusi nyata lulusan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan klinis.

Dalam pemaparannya, tim penulis menjelaskan prinsip dasar terapi cairan, mulai dari fisiologi cairan tubuh, indikasi pemberian cairan, hingga pendekatan klinis dalam penatalaksanaan pasien di fasilitas kesehatan. Buku ini dinilai sangat penting karena terapi cairan merupakan keterampilan klinis esensial yang harus dikuasai oleh mahasiswa kedokteran, dokter muda, hingga dokter umum dalam praktik sehari-hari. Diskusi berkembang ke berbagai studi kasus yang memperkaya pemahaman peserta mengenai penerapan terapi cairan dalam kondisi akut maupun kronis.

Sesi 3 berlangsung hangat, interaktif, dan penuh wawasan. Para peserta—mulai dari mahasiswa, dosen, hingga klinisi—aktif memberikan pertanyaan dan tanggapan yang memperkaya jalannya forum. Kolaborasi lintas spesialis yang tergambar dalam buku “Terapi Cairan” mendapat apresiasi tinggi, karena menunjukkan kekuatan sinergi profesional kesehatan dalam menghasilkan karya ilmiah yang aplikatif dan bermanfaat luas.

Dengan berakhirnya sesi ketiga ini, rangkaian **Forum Bedah Buku Agromedis** secara keseluruhan dinilai sukses memberikan ruang akademik yang konstruktif, mempertegas peran FK UNEJ sebagai pusat pengembangan ilmu agromedis dan kedokteran klinis. Kegiatan ini diharapkan terus berlanjut untuk mendorong budaya literasi ilmiah serta inovasi berkelanjutan di lingkungan FK UNEJ.

Penulis: AKR