+62 331 337877 fk@unej.ac.id

Indonesia Medical Student’s Training and Competition (IMSTC) kembali digelar pada tanggal 6-7 Februari dan 13-14 Februari 2021 yang lalu. Salah satu acara tahunan bergengsi oleh AMSA-Indonesia ini, diselenggarakan secara virtual di Universitas Syiah Kuala, Aceh, dengan mengusung tema TRYPANOSOMA: Tropical Disease Prevention and Control by Innovative Solution in Medical Association. Acara nasional yang diikuti oleh lebih dari 200 mahasiswa kedokteran dari berbagai universitas di Indonesia ini, menyelenggarakan kompetisi pada kategori Scientific Paper, Scientific Poster, Public Poster, Photography, dan Videography.

Menuai Prestasi

Tak tanggung-tanggung, tim mahasiswa FK UNEJ yang maju sebagai Academic Delegates dalam 2 cabang lomba, yaitu public poster dan photography competition berhasil membawa pulang 3 penghargaan sekaligus.

Tim pertama yang terdiri dari 3 orang mahasiswa FK UNEJ angkatan 2019, yaitu: Sekar Arum Srigati, Ichlasul Mahdi Fardhani, dan Siti Faizatul Aliyah, meraih juara 2 pada kategori poster publik dengan mengangkat judul: “Together, Let’s PUNCH Ascariasis!”. Ketiganya sepakat memilih Ascariasis sebagai topik edukasi pada masyarakat mengenai Neglected Tropical Disease yang memiliki angka penderita cukup tinggi di Indonesia.

Tim kedua merupakan seorang mahasiswa FK UNEJ angkatan 2020, Pandego Wahyu, yang juga berhasil meraih juara 2 pada kategori fotografi. Pandego, atau yang akrab disapa Diego, mempersembahkan sebuah karya foto yang diberi judul: “Save Us, Please”. Karya fotografi yang diusungnya berfokus pada pentingnya pemberian obat  profilaksis pada anak sebagai upaya mencegah penyakit cacingan yang masih merajalela di Indonesia.

            Terakhir, tim ketiga yang meraih juara 3 pada kategori fotografi adalah mahasiswa FK UNEJ angkatan 2019, yaitu Dewi Rofiqoh Fillah. Berbeda dengan Diego, karya fotografi Fillah mengangkat judul: “Special People with White Cloth” yang berfokus pada peran penting tenaga kesehatan dalam upaya pencegahan dan edukasi mengenai penyakit Lepra atau kusta kepada masyarakat.

Agromedis

            Tak hanya maju untuk bersaing dalam ajang kompetisi, ketiga tim mahasiswa FK UNEJ ini turut mengemban misi untuk semakin menggaungkan Kampus Agromedis dalam kancah nasional dan bersaing dengan delegasi dari universitas lain. Menurut ketiga tim, selain didasari oleh minat dan bakat terhadap ajang yang diikuti, semangat Agromedis menjadi alasan mereka tak gentar bersaing di ajang IMSTC 2021.

“Selain karena saya hobi fotografi, saya juga ingin mengharumkan nama kampus tercinta saya, FK UNEJ. Terlebih karena tema kompetisi kali ini selaras dengan Agromedis, jadi saya terpacu untuk memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal untuk memberikan hasil yang terbaik.” – ucap Diego, salah satu delegasi pada ajang kompetisi fotografi IMSTC 2021.

            Tak hanya Diego, delegasi lain turut mengungkapkan hal yang sama. Ilmu yang mereka dapat mengenai Agromedis, membuat mereka percaya diri dalam kompetisi ini. Hal tersebut dikarenakan salah satu permasalahan pada bidang Agromedis adalah kecacingan. Oleh karenanya, mereka berharap, beranjak dari Kampus Agromedis, bersaing di kancah nasional, mereka kemudian dapat terus membawa semangat Agromedis untuk mengedukasi masyarakat tentang kesehatan.

AMSA Jember

Pin It on Pinterest

Share This