+62 331 337877 fk@unej.ac.id

Minggu, 11 April 2021 Mobile Agromedicine bergerak menuju Selatan Jember yaitu ke Kecamatan Tempurejo guna memenuhi permohonan bantuan medis dari Wadah Informasi Pecinta Alam Se-Eks Besuki WIPAB. Permohonan bantuan medis dalam bentuk pemeriksaan, konsultasi kesehatan, dan pengobatan gratis ini dilaksanakan dalam rangkaian acara Sambung Srawung. Kegiatan ini dilaksanakan di Blok DAM Dusun Mandilis Desa Sanenrejo Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember.

Sambung srawung (Pantang Mundur Sakdurung Nandur) merupakan acara yang diselenggarakan dalam rangka rehabilitasi lahan di daerah Kecamatan Tempurejo khususnya pada Taman Nasional Meru Betiri tepatnya pada Desa Sanenrejo. Rehabilitasi lahan ini dilaksanakan guna menanggulangi dan mencegah agar tidak terjadi lagi bencana banjir di Kecamatan Tempurejo. Acara inti sambung srawung adalah melakukan penanaman pohon pada titik titik hutan, bukit, dan gunung pada Taman Nasional Meru Betiri yang sudah gundul. Acara Sambung Srawung dimulai dengan pembukaan acara oleh Bupati Jember (H Hendy Siswanto). Adapun rangkaian acara Sambung srawung adalah penanaman pohon, kitanan massal, pembagian sembako, penebaran bibit ikan, donor darah, pameran produk, dan check up kesehatan.

Universitas Jember turut andil dalam kegiatan yang positif ini. Wakil Rektor 1 (Prof. Drs. Slamin, M.Comp.Sc., Ph.D.) turut hadir dalam kegiatan ini. Bapak WR 1 turut melakukan penanaman pohon pete di lokasi acara.

Tim Mobile Agromedicine dibantu dengan TBM Vertex FK UNEJ melakukan pelayanan pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, dan pengobatan gratis. Dalam melakukan pelayanannya Tim bekerja sama dengan PKM Curah Nongko. Tim melakukan pemeriksaan kesehatan berupa tanda tanda vital (tekanan darah, nadi, laju pernapasan, dan suhu) dan antropometri (berat badan dan tinggi badan). Pelayanan konsultasi kesehatan dilakukan oleh gabungan dokter dokter profesional FK UNEJ (dr. Pulong Wijang Pralampita, Ph.D., dr. Ayu Munawaroh Aziz, M.Biomed., dan dr. Arsyzilma Hakiim) bersama Plt Kepala PKM Curah nongko (dr. I Wayan Suwardita). Dan obat obatan untuk pengobatan gratis di supply oleh PKM Curah Nongko.

Seluruh kalangan masyarakat menyambut antusias dengan dibukanya pos pemeriksaan kesehatan gabungan Mobile Agromedicine dan PKM Curah Nongko. Berbondong bondong masyarakat memenuhi pos kesehatan yang dibuka.

Di tengah pandemi yang masih terus melanda negeri, tim Mobile Agromedicine tetap berupaya agar dapat selalu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat agroindustri. Mobile Agromedicine diharapkan dapat semakin melebarkan sayapnya pada tahun 2021 ini baik lokal, nasional, ataupun international. Dengan mengutamakan peningkatan derajat kesehatan bagi masyarakat Agroindustri, Mobile Agromedicine akan selalu bergerak menuju ke mana pun daerah yang membutuhkan.

Menuju FK UNEJ sebagai Pusat Agromedis 2025 !!
Agromedis Jaya !!

Salam Agromedis

Penulis : -PWP-

Pin It on Pinterest

Share This