Agromedis – Fakultas Kedokteran Universitas Jember (FK UNEJ) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui pelaksanaan kegiatan simulasi akreditasi yang dilaksanakan secara terstruktur dan menyeluruh. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh dr. Eko Arisetijono, Sp.N(K), sebagai bagian dari persiapan menghadapi proses akreditasi institusi dan program pendidikan di lingkungan FK UNEJ.
Simulasi akreditasi tersebut difokuskan pada pelaksanaan wawancara dengan berbagai unsur penting dalam tata kelola akademik dan layanan pendidikan. Mulai dari mahasiswa, dosen pre klinik, dosen klinik, hingga tenaga kependidikan turut dilibatkan dalam rangka memastikan kesiapan seluruh sivitas akademika dalam menghadapi visitasi akreditasi yang sesungguhnya.
Kegiatan diawali di ruang akreditasi FK UNEJ dengan pengarahan dan koordinasi teknis terkait alur simulasi. Dalam kesempatan tersebut, dr. Eko Arisetijono, Sp.N(K), memberikan penjelasan mengenai poin-poin penting yang menjadi perhatian asesor, terutama terkait konsistensi implementasi mutu pendidikan, layanan akademik, serta budaya kerja di lingkungan fakultas.

Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi wawancara mahasiswa yang bertempat di ruang sidang FK UNEJ. Pada sesi ini, mahasiswa diberikan berbagai pertanyaan seputar proses pembelajaran, layanan kemahasiswaan, fasilitas akademik, hingga keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pengembangan diri dan organisasi.
Mahasiswa tampak antusias mengikuti jalannya simulasi dan berupaya memberikan jawaban yang sesuai dengan kondisi nyata di lingkungan FK UNEJ. Simulasi ini juga menjadi sarana evaluasi bagi mahasiswa agar lebih memahami mekanisme wawancara akreditasi serta mampu menyampaikan informasi secara sistematis dan percaya diri.
Selanjutnya, simulasi wawancara dosen pre klinik dan dosen klinik dilaksanakan di ruang pertemuan internasional FK UNEJ. Dalam sesi tersebut, dosen mendapatkan pertanyaan mengenai proses pembelajaran, pengembangan kurikulum, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga sistem evaluasi pembelajaran yang diterapkan di FK UNEJ.
dr. Eko Arisetijono, Sp.N(K), menekankan pentingnya keselarasan jawaban antar sivitas akademika dengan dokumen pendukung yang telah disusun dalam Sistem Evaluasi dan Rekognisi (SER). Menurutnya, kesiapan wawancara menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung keberhasilan proses akreditasi.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan simulasi wawancara tenaga kependidikan yang membahas berbagai aspek layanan administrasi, sistem pendukung akademik, pengelolaan dokumen, hingga pelayanan kepada mahasiswa dan dosen. Tenaga kependidikan juga diberikan arahan terkait cara penyampaian informasi yang efektif dan profesional saat proses visitasi berlangsung.
Pelaksanaan simulasi akreditasi ini tidak hanya menjadi sarana evaluasi kesiapan institusi, namun juga sebagai momentum penguatan koordinasi antar bagian di lingkungan FK UNEJ. Melalui kegiatan ini, seluruh pihak diharapkan dapat memahami peran dan kontribusinya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan kedokteran.
Dengan dilaksanakannya simulasi akreditasi secara menyeluruh, FK UNEJ optimis mampu menghadapi proses akreditasi dengan lebih siap dan maksimal. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen FK UNEJ dalam menjaga kualitas pendidikan, pelayanan akademik, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang unggul dan berdaya saing.
Penulis: AKR